Manner artinya tata cara atau perilaku sopan yang ditunjukkan seseorang saat berinteraksi dengan orang lain. Pada anak, manner menjadi dasar penting dalam membentuk sikap, kebiasaan, dan cara bersikap di lingkungan sosial.
Tak jarang orang tua bertanya, good manner artinya apa dan kapan sebaiknya mulai diajarkan? Jawabannya, sejak usia dini. Basic manner bukan sekadar soal sopan santun, tetapi juga bagian dari proses belajar anak memahami emosi, menghargai orang lain, dan membangun hubungan sosial yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Basic Manner yang Perlu Anak Tahu
Basic manner berperan besar dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Melalui kebiasaan sederhana seperti mengucapkan “tolong” atau “terima kasih”, anak belajar bahwa setiap tindakan memiliki dampak pada orang lain.
Manner juga membantu anak beradaptasi di berbagai situasi, mulai dari lingkungan rumah, sekolah, hingga ruang publik. Anak yang dibiasakan dengan good manner cenderung lebih percaya diri, mudah berinteraksi, dan mampu menghargai perbedaan sejak dini.
Basic Manner yang Perlu Anak-anak Tahu

Berikut adalah beberapa contoh basic manner yang bisa diajarkan ke anak-anak usia dini atau preschool:
1. Mengucapkan “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”
Ajarkan dengan konteks nyata. Misalnya, minta anak mengucapkan “tolong” saat meminta mainan, “maaf” ketika tidak sengaja menyenggol teman, dan “terima kasih” setelah dibantu. Ulangi setiap hari agar menjadi kebiasaan, bukan sekadar hafalan.
2. Menyapa orang lain dengan sopan
Anak usia 3–6 tahun bisa dilatih menyapa guru, teman, atau orang dewasa dengan senyum dan sapaan sederhana seperti “halo” atau “selamat pagi”. Ini melatih keberanian sosial dan rasa hormat.
3. Menunggu giliran
Gunakan aktivitas konkret seperti antre mencuci tangan atau bergiliran bermain. Jelaskan dengan bahasa sederhana bahwa semua orang punya kesempatan, dan menunggu adalah bagian dari menghargai orang lain.
4. Berbicara dengan suara yang sesuai situasi
Si kecil perlu dikenalkan perbedaan suara saat bermain di luar dan saat berada di kelas atau rumah. Mommy & Daddy bisa mencontohkan dengan permainan “suara pelan” dan “suara luar”.
5. Mendengarkan saat orang lain berbicara
Ajarkan anak untuk berhenti sejenak dari aktivitasnya dan melihat lawan bicara. Untuk usia prasekolah, cukup dengan kontak mata singkat dan tidak memotong pembicaraan.
6. Membereskan mainan setelah digunakan
Ini termasuk manner terhadap lingkungan. Biasakan anak mengembalikan mainan ke tempatnya dengan panduan visual dan contoh langsung dari orang dewasa.
7. Meminta izin sebelum mengambil barang
Si kecil diajarkan untuk bertanya sebelum menggunakan barang milik orang lain. Ini menanamkan konsep kepemilikan dan rasa hormat sejak dini.
8. Menutup mulut saat batuk atau bersin
Dengan contoh langsung dan pengulangan, anak usia 3–6 tahun bisa belajar etika dasar menjaga kebersihan dan kesehatan bersama.
9. Mengucapkan terima kasih setelah menerima sesuatu
Tidak hanya saat diberi hadiah, tapi juga saat menerima bantuan kecil. Ini membantu anak memahami rasa syukur dalam keseharian.
10. Menghargai teman yang berbeda
Ajarkan si kecil untuk tidak mengejek, tidak memukul, dan menggunakan kata-kata saat merasa tidak setuju. Ini adalah dasar manner sosial yang sangat penting di usia preschool.
Baca Juga: Speech Delay: Kapan Perlu Khawatir dan Apa yang Bisa Orang Tua Lakukan?
Itu dia basic manner yang perlu diajarkan pada anak sejak usia dini. Menanamkan basic manner pada anak usia 3–6 tahun bukan soal menuntut anak selalu “bersikap sempurna”, melainkan membantu mereka mengenali emosi, memahami aturan sosial, dan belajar merespons situasi dengan cara yang tepat. Proses ini membutuhkan pendampingan yang konsisten, contoh nyata, dan lingkungan yang aman untuk belajar dari pengalaman sehari-hari.
Di Sparks Preschool, pengembangan basic manner menjadi bagian dari pendekatan Social Emotional Learning (SEL). Anak belajar mengucapkan kata sopan, menunggu giliran, menyampaikan perasaan, serta menghargai orang lain melalui interaksi harian bersama guru dan teman sebaya. Dengan pendekatan ini, anak tidak hanya tahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga memahami mengapa sikap tersebut penting. Karena di Sparks, membangun karakter dan kemampuan sosial adalah fondasi utama sebelum anak melangkah ke proses belajar yang lebih kompleks.
Sparks Preschool ada di lokasi mana saja? Temukan informasinya di sini.


