Apakah Mommy & Daddy Strict Parents? Kenali Ciri-Ciri dan Dampaknya bagi Anak

strict parents

Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anak, termasuk dalam hal mendisiplinkan dan membentuk karakter sejak dini. Namun tanpa disadari, cara mendidik yang terlalu tegas bisa membuat Mommy & Daddy termasuk dalam kategori strict parents.

Apa Itu Strict Parents?

Strict parents adalah orang tua yang menerapkan aturan ketat, ekspektasi tinggi, serta disiplin yang kuat dalam mendidik anak. Dalam pola asuh ini, kepatuhan dan ketaatan menjadi prioritas utama.

Orang tua dengan gaya ini biasanya percaya bahwa disiplin sejak dini akan membentuk anak menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan sukses di masa depan. Namun, pendekatan yang terlalu kaku tanpa ruang diskusi dapat memengaruhi kondisi emosional anak.

Pola asuh strict parents sering kali mirip dengan gaya otoriter, di mana keputusan lebih banyak ditentukan oleh orang tua tanpa melibatkan sudut pandang anak.

Ciri-ciri Pola Asuh Strict Parents

strict parents

Agar Mommy & Daddy bisa mengenali apakah termasuk strict parents, berikut beberapa ciri yang umum ditemukan:

1. Aturan yang Sangat Ketat

Strict parents biasanya memiliki banyak aturan yang harus dipatuhi tanpa pengecualian. Jadwal belajar, waktu tidur, hingga aktivitas harian diatur dengan detail.

Anak diharapkan mengikuti semua aturan tanpa banyak bertanya atau menawar.

2. Minim Ruang Diskusi

Keputusan lebih sering bersifat satu arah. Ketika anak mencoba menjelaskan atau menyampaikan pendapat, hal tersebut bisa dianggap sebagai bentuk pembangkangan.

Akibatnya, anak mungkin merasa pendapatnya kurang dihargai.

3. Fokus pada Prestasi dan Hasil

Orang tua cenderung memiliki standar tinggi, terutama dalam hal akademik atau pencapaian tertentu. Nilai bagus dan performa optimal sering menjadi ukuran keberhasilan.

Jika tidak tercapai, anak bisa merasa gagal atau takut mengecewakan orang tua.

4. Konsekuensi yang Tegas

Kesalahan kecil bisa mendapatkan teguran atau hukuman yang tegas. Disiplin menjadi alat utama dalam mendidik anak.

Meskipun bertujuan membentuk karakter, pendekatan yang terlalu keras dapat memengaruhi rasa percaya diri anak.

Dampak Strict Parents ke Anak dan Masa Depannya

Pola asuh strict parents dapat memberikan dampak yang berbeda pada setiap anak, tergantung karakter dan lingkungan pendukungnya.

Dampak Positif

Dalam beberapa kasus, anak yang dibesarkan dengan disiplin tinggi bisa:

  • Terbiasa mengikuti aturan
  • Memiliki tanggung jawab kuat
  • Terlatih menghadapi tuntutan dan tekanan

Struktur yang jelas memang dapat membantu anak memahami batasan sejak dini.

Dampak Negatif Jangka Pendek

Namun, jika terlalu ekstrem, anak bisa mengalami:

  • Takut berbuat salah
  • Kurang percaya diri
  • Sulit mengekspresikan emosi
  • Merasa tertekan atau cemas

Anak mungkin patuh di depan orang tua, tetapi menyimpan perasaan tidak nyaman.

Dampak Jangka Panjang pada Masa Depan Anak

Dalam jangka panjang, pola asuh yang terlalu ketat dapat membuat anak:

  • Kesulitan mengambil keputusan sendiri
  • Bergantung pada arahan orang lain
  • Memberontak saat remaja
  • Memiliki hubungan emosional yang kurang terbuka dengan orang tua

Sebaliknya, sebagian anak bisa tumbuh menjadi sangat perfeksionis dan takut gagal.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk menemukan keseimbangan antara ketegasan dan empati. Anak tidak hanya membutuhkan aturan, tetapi juga didengar, dipahami, dan dihargai perasaannya.

Baca Juga: Gentle Parenting: Pola Asuh Berbasis Empati untuk Anak Usia Dini

Itu dia, Mommy dan Daddy, penjelasan tentang strict parents beserta ciri-ciri dan dampaknya bagi anak. Dengan keseimbangan antara ketegasan dan empati, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan tetap merasa aman secara emosional.

Selain pola asuh di rumah, lingkungan sekolah juga berperan penting dalam membentuk karakter anak. Di Sparks Preschool, si kecil belajar dalam suasana yang hangat, terstruktur, dan sesuai tahap perkembangannya.

Sparks Preschool saat ini hadir di Bintaro, Tebet, Cikarang, Bogor, Bekasi, dan Kemang Ampera, dengan lingkungan belajar yang mendukung si kecil untuk belajar secara menyenangkan dan relevan sejak usia dini.

Daftar trial class Sparks Preschool sekarang juga!

Related Articles